Buah Impor Mahal
Seperti dikutip dari detik.com, Permendag No. 60/2012 tentang Ketentuan Impor Hortikultura yang berlaku
28 September 2012 masih dikeluhkan oleh para importir. Para pengusaha
mengaku harus terbebani dengan biaya-biaya tambahan sebagai konsekuensi
adanya peraturan baru tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Dirjen
Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Deddy Saleh saat
ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta
Pusat, Rabu (10/10/12).
Deddy mengatakan, kebanyakan dari para
importir mengkhawatirkan melonjaknya harga komoditi yang diimpor akibat
dari naiknya ongkos impor komoditi ini.
"Ada keluhan mengenai
kemungkinan dengan peraturan ini akan berdampak pada naiknya harga.
Karena ada biaya-biaya yang harus ditanggung. Seperti biaya verifikasi,
pengurusan izin, label. Itu memang risiko dari suatu aturan," kata
Deddy.
Namun hal ini menjadi berkah bagi para pedagang buah lokal karena otomatis kompetisi mereka menjadi lebih ringan. Konsumen akan memilih buah lokal meski tidak setara secara fisik maupun kualitas dibanding buah impor mengingat harga yang harus mereka bayar.
Buah-Buahan Yang Berserat Tinggi
Jambu
biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus
karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan
untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai
antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan,
melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan
darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor,
dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi
dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.
Tomat
termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan.
Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang
mampu mencegah kanker prostat. Karena itu, kaum adam lebih dianjurkan
mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker
prostat.
Zat gizi lainnya yang terdapat dalam
tomat adalah provitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan asam sitrat. Zat
gizi dalam tomat berkhasiat untuk mencegah kanker prostat, menurunkan
tekanan darah, membantu pembentukan glikogen dalam hati, mencegah usus
buntu, mencegah terjadinya penggumpalan darah, mencegah gusi berdarah,
mengatasi masalah kegemukan, membersihkan darah dan hati, serta mencegah
terjadinya rabun senja.
Tomat juga bermanfaat untuk manjaga
kesehatan hati dengan cara menyeimbangkan fungsi hati. Selain itu, tomat
juga bisa meningkatkan nafsu makan sehingga bisa mengobati penyakit
anorexia (tidak nafsu makan).
Kandungan
serat dalam apel merah sekitar 2 gram per 100 gram bahan. Apel merah
mengandung serat yang larut dalam air, asam organik, dan kalium. Apel
merah berkhasiat untuk menstabilkan tekanan darah. Kulitnya mengandung
pektin (termasuk serat makanan yang larut dalam makanan) yang berfungsi
sebagai pembersih racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam
usus, memperlunak feses, membantu menghalangi karies gigi dan gisi),
menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein)
Daging
buah leci mirip dengan buah lengkeng dan rambutan. Leci bisa digunakan
untuk memperbaiki keadaan kulit. Penderita diabetes millitus sebaiknya
tidak mengonsumsi buah leci karena kadar gulanya tinggi sehingga cepat
menaikkan kadar glukosa darah. Leci mengandung beberapa beberapa zat
gizi, diantaranya sukroko, glukosa, vitamin C, kalsium, magnesium, dan
fosfor. Leci juga mengandung serat dengan kadar 1,6 gram per 100 gram
bahan.
Kandungan
gizi dalam lengkeng bermanfaat untuk memperbaiki fungsi jantung dan
peredaran darah, menambah nafsu makan, mencegah anemia, mencegah
pemutihan rambut secara dini, membantu mempercepat penyembuhan luka
luar, meningkatkan fungsi saraf, melancarkan saluran pencernaan,
mencegah konstipasi, dan untuk terapi kecantikan. Kandungan energi yang
tinggi dalam lengkeng sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina
setelah sakit.
Kandungan
zat gizi dan fitokimia dalam nanas diantaranya vitamin A, vitamin C,
mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Selain itu, nanas juga
mengandung serat dengan kadar 1 gram per 100 gram bahan. Pektin dalam
nanas berfungsi untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu
meredakan panas dalam paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan
saluran kandung kemih, mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati
penyakit jantung dan stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran
pencernaan, mencegah konstipasi, serta mengatasi gangguan anemia (jika
dimasak bersama bahan makanan hewani seperti daging ayam). Selain itu
nanas berfungsi sebagai antikanker dan antioksidan
Pepaya
mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium,
karbohidrat, dan papain. Pepaya juga mengandung serat dengan kadar 1,3
gram per 100 gram bahan. Papain dalam pepaya berfungsi untuk mengurai
protein dalam usus, dan memperlancar keluarnya air susu. Selain itu,
papain juga merupakan salah satu enzim protease bermanfaat untuk
membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu proses pencernaan
protein.
Pepaya juga mengandung karpaina, yaitu
suatu alkaloid yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung, peluruh
cacing, mengatasi sariawan, mengatasi infeksi, meredakan demam,
melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi (sembelit). Jika
dicampur dengan mangga bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan.
Selain itu, sebagai anti-amuba, antikanker, dan antioksidan.
Pir
hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, dan pektin. Pir hijau
termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat dengan kadar 2,3 gram
per 100 gram bahan. Pir hijau bisa digunakan untuk meredakan panas
dalam, membantu proses pencernaan, meredakan batuk sebagai antioksidan,
melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi. Pir hijau
sangat baik dikonsumsi anak-anak karena kandungan seratnya tinggi.
Sebenarnya serat yang dibutuhkan anak-anak bisa diperoleh dari sayuran.
Namun, biasanya mereka tidak terlalu suka sayuran
Buah
pisang mengandung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Selain
itu, pisang juga mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi.
Pisang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam dalam lambung, mengobati
gangguan pada lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit
jantung dan stroke, menurunkan demam, mengatasi demam, mengatasi alergi,
dan menurunkan tekanan darah.
Kandungan kalium dan natrium dalam pisang
tergolong tinggi. Kedua zat gizi ini berguna untuk meningkatkan
pertumbuhan sel dan otot, meningkatkan produksi sel darah merah sehingga
bisa mencegah anemia, membantu produksi energi, serta bisa memberikan
kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Kandungan kalium dalam
pisang juga bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah
konstipasi. Pisang juga bisa berfungsi sebagai antioksidan dan
antikanker
Semangka
mengandung serat sebanyak 0,3 gram per 100 gram bahan. Selain itu,
semangka mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, dan fosfor.
Semangka bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya tahan tubuh,
memperlambat penuaan, mencegah kanker usus, mengatasi gangguan liver,
menurunkan kadar kolesterol, sebagai antikanker, sebagai anti-alergi,
membantu menghilangkan kolik (sakit perut yang mendadak), mengatasi
sariawan, menurunkan demam, sebagai antioksidan, dan sebagai diuretik
(pembersih tubuh).
Melon
mengandung serat sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Melon juga
mengandung karbohidrat, vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium,
magnesium, dan fosfor. Melon bermanfaat untuk menurunkan kadar
kolesterol, menstabilkan tekanan darah, sebagai antikanker, mengatasi
demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, membersihkan sistem
sirkulasi darah dari aneka racun, membersihkan kulit, sebagai
antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi.
Mangga
mengandung serat sebanyak 1,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu,
mangga mengandung vitamin A, pektin, dan fruktosa. Kandungan gizi dalam
mangga bermanfaat untuk menguatkan jaringan tubuh, meningkatkan daya
tahan tubuh, mengurangi dehidrasi, melancarkan saluran pencernaan, dan
mencegah sembelit. Selain itu, zat gizi dalam mangga juga bisa digunakan
untuk terapi kecantikan dan berfungsi sebagai antikanker. Khusus
penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi mangga, terutama
mangga harum manis karena mengandung kadar gula tinggi.
Belimbing
bermanfaat untuk meredakan panas dalam dan menghilangkan racun panas
dalam, memperlancar pembuangan tinja, mencegah dan mengatasi infeksi
mulut dan tenggorok, mengatasi kencing batu (jika dikonsumsi dengan
madu), menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan, menurunkan
tekanan darah, dan bisa digunakan untuk terapi penyembuhan penyakit
diabetes millitus. Belimbing mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C,
serta berbagai macam serat asam buah. Serat dalam belimbing 0,9 gram
per 100 gram bahan.
Kandungan
serat dalam buah naga sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Selain
serat, buah naga juga mengandung kalium, pektin, magnesium, fosfor, dan
zat besi. Buah naga juga bisa digunakan untuk memperlancar sistem
pencernaan, menurunkan kandungan gula darah, mengatur keseimbangan gula
darah, membantu mengatasi rematik dan asam urat, meningkatkan kesehatan
organ penglihatan, membantu mengontrol kadar kolesterol darah. Kandungan
serat dalam buah naga bisa digunakan untuk memperlancar proses
pencernaan makanan dan mencegah konstipasi. Buah naga juga mengandung
zat antioksidan sehingga bisa digunakan untuk mencegah kanker.
Buah impor geser produk buah lokal
JAKARTA, MONDE: Permintaan buah impor di ritel moderen, seperti
supermarket, kian naik. Konsumen perkotaan lebih cenderung mengkonsumsi
buah impor dibanding buah lokal.
Berdasarkan pantauan, di sebuah supermarket di kawasan
Pancoran, Jakarta Selatan, seorang penjaga supermarket yang tidak mau
disebutkan namanya menuturkan, konsumen lebih banyak membeli buah impor
karena rasanya berbeda dengan buah lokal.
"Banyak yang beli Apel Washington, rasanya gabas (renyah) dia kayak
makan kapas, kalau Apel Malang kan nggak," ungkapnya, kemarin.
Tak hanya soal rasa, harga pun menentukan daya beli masyarakat
terhadap buah impor. Harga untuk 1 kg Apel Washington Rp22.950, yang
berarti lebih murah dibanding harga untuk 1 kg Apel Malang yang
berbanderol Rp24.450 per kg.
Selain Apel Washington, buah impor yang banyak diminati adalah buah
Pear Conference, yang menurut narasumber itu adalah buah yang diimpor
langsung dari Australia.
"Ini buah baru (Pear Conference), banyak yang beli daripada Pear Pakam, karena lebih enak, lebih lembut," jelasnya.
Sementara itu, salak dan mangga buah-buahan Indonesia yang berhasil
menembus pasar ekspor. Menurut Ketua Umum Asosiasi Eksportir Sayur dan
Buah Indonesia, Hasan Johnny Widjaja, pasar ekspor buah Indonesia saat
ini masih sebatas Singapura, Hongkong dan China. Sementara ke Australia
masih dalam penjajakan karena Negeri Kangguru itu menerapkan kebijakan
pengetatan masuknya buah impor. Itu pun, karena buah-buahan tropis
seperti salak hanya ada di Indonesia.(dtc)
Oleh Monitor Depok |
05 Mei 2012 15:11
Cara pilih Melon Kuning
Ada beberapa cara untuk mengetahui bagus tidaknya melon kuning. Dari mulai bentuknya, kekerasannya, warna kulitnya hingga baunya kita bisa mengetahui bagus tidaknya melon yang kita pilih.
Pertama adalah kekerasannya. Buah melon yang bagus akan memiliki kekerasan yang merata. Kadang bisa ditemui buah melon yang agak lembek namun masih bagus kualitasnya dengan ciri warna pangkal buahnya masih hijau segar, belum kuning kecoklatan.
Kedua adalah warna kulit. Kulit yang berwarna kuning kecoklatan adalah indikasi sudah terlalu matangnya buah melon tersebut sehingga sebaiknya dicari yang masih hijau segar hingga hijau kekuningan.
Ketiga adalah warna pangkal buahnya. Warna hijau segar hingga hijau
kekuningan dan tidak berair menandakan bahwa buah tersebut masih segar
dan belum lama dipetik. Apabila warna pangkal buah kuning kecoklatan dan
kadang berair, maka tanda bahwa daging buah sudah mulai rusak.
Keempat adalah bau buah. Yang penting adalah tidak bau menyengat tajam sebagai tanda daging buah sudah rusak. Namun melon yang terbaik adalah yang berbau segar harum.
Beberapa tips diatas semoga dapat membantu para pembaca untuk mendapatkan buah melon yang terbaik.
Jeruk Santang Hilang di Pasaran
Hari-hari ini sangatlah sulit mencari jeruk santang di pasar buah. Alih-alih cuma beli 1 box atau 2 box, 1 kg aja gak ada yang jual. Ada apa?
Ternyata kelangkaan jeruk santang diakibatkan jeleknya kualitas jeruk santang yang ada sehingga para pedagang memilih tidak jualan karena banyaknya jeruk yang kualitasnya rendah.
Sehingga mau gak mau mereka harus menurunkan harga dibawah harga belinya agar laku di pasaran.
Rendahnya kualitas jeruk santang memang beralasan karena bulan ini adalah akhir masa panen jeruk santang sehingga jeruk yang dipanen pun tidak sebagus 2-3 bulan sebelumnya.
Jeruk-jeruk lokal memang cenderung lebih berwarna hijau kekuningan yang menjadi ciri khas jeruk dari daerah khatulistiwa.
Buah Naga kok Langka
Buah Naga akhir-akhir ini sudah mulai langka. Beberapa supermarket yang selalu menyediakan buah naga pun saat ini kesulitan dalam menyediakan buah tersebut karena menurunnya supplay buah naga.
Selain di supermarket, di grosir buah import pun, buah naga menjadi komoditi yang selalu ditunggu karena kelangkaannya.
Kelangkaan buah naga ini dikarenakan mulai berakhirnya masa panen buah naga. Sedangkan permintaan buah naga masih stabil sehingga berdampak pada menurunnya pasokan buah naga di pasaran.
Beberapa sentra penghasil buah naga seperti daerah Glagah, Kulon Progo, Yogyakarta dan Jember, saat ini mengurangi pasokan buah naga dengan alasan yang sama.
Buah naga import pun saat ini juga langka di pasaran dengan terbukti selama 1 minggu ini tidak ada pasokan buah naga import yang masuk ke wilayah Yogyakarta.
Salak Pondoh Mulai Mahal
Salak pondoh sebagai salah satu buah yang digemari karena dagingnya yang besar dan rasanya yang manis, saat ini sudah mulai mengalami kenaikan harga.
Dari biasanya harga per kg Rp 5.000-5.500, saat ini sudah mulai naik menjadi Rp 6.000 - Rp 7.000 per kg. Hal ini dipicu oleh mulai selesainya masa panen salak pondoh sehingga stock salak mulai berkurang.
Naiknya harga salak pondoh tentu saja sangat dinikmati oleh para pedagang salak Banjar yang harganya saat ini masih berkisar Rp 3.500 - Rp 4.500 per kg. Beberapa konsumen telah beralih ke salak Banjar karena selain murahnya harga salak, juga salak Banjar tidak kalah manis dibanding salak pondoh.
"Wis mas, wong sing tuku ki ngertine murah tur manis, mbok yo uwis dodolan salak Banjar wae", komentar beberapa pedagang buah yang sempat diwawancarai.
Kestabilan harga salak Banjar memang sangat tinggi karena didukung oleh melimpahnya supplay salak Banjar dan meratanya masa panen salak Banjar.
Semoga salak pondoh masih bisa terbeli oleh para pecintanya.
Langganan:
Postingan (Atom)

